Tag: Irises

Mengenal Karya Hebat Vincent Van Gogh, Keindahan yang Penuh Emosi

Dari sekian nama seniman terkenal dunia, Van Goagh menjadi satu seniman dengan karya seni yang semakin dikenal oleh generasi muda. Van Gogh atau nama lengkapnya Vincent Williem Van Gogh adalah seorang seniman yang lahir di tahun 1853, dan meninggal dunia di tahun 1890. Karya-karya seni karyanya, kini menjadi karya seni dengan harga termahal.

Bahkan untuk mengenang konstribusinya dalam dunia seni lukis, hingga sekarang ada beberapa brand ternama yang bekerja sama mengeluarkan produk edisi khusus dengan menggunakan desain karya lukisannya. Contohnya pada tahun 2018 lalu, brand Vans merilis edisi khusus Van Gogh yang langsung diburu oleh pecinta seni dunia. Termasuk di Indonesia.

Sederet Lukisan Terkenal Karya Van Gogh

Melihat lukisan-lukisan hebat karya Van Gogh memang akan menguras emosi. Apalagi saat kita mengingat bagaimana karya-karya hebatnya baru dikenal dan terjual dengan harga fantastis ketika dia telah meninggal dunia. Van Gogh telah membuat hampir 2000 karya seni lukis semasa hidupnya.

Yuk, kenal lebih dalam dengan karya-karya hebat dan luar biasa dari Van Gogh Togel Singapore

  1. The Starry Night

Seperti yang sudah disebutkan, The Starry Night menjadi karya lukis populer dari Van Gogh sampai saat ini masih terus dinikmati. Sebenarnya, jika Anda tahu maknan dan latar belakang lukisan satu ini, Anda akan lebih merasakan emosi yang tertanam pada setiap goresan kuasnya, serta pemilihan warnanya. Sebab, The Starry Night merupakan salah satu lukisan yang dibuat oleh Van Gogh saat dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa. Van Gogh memang sempat harus menjalani perawatan di RSJ kurang lebih satu tahun, di usianya yang menginjak 36 tahun. Van Gogh didiagnosis mengalami gangguan jiwa karena sebelumnya secara tiba-tiba dia memotong satu telinganya

2. Sunflowers

Lukisan yang terkenal berikutnya berjudul Sunflowers/Vas. Menggambarkan lima belas tangkai bunga matahari dengan kondisi yang berbeda-beda dalam satu vas. Dikuasai dengan warna kuning. Karya Van Gogh ini pertama kali dibeli oleh investor asal Jepang dengan harga yang fantastis saat itu. Hingga kini lukisan Sunflowers masih memikat pecinta seni dan sering menjadi inspirasi desain banyak hal.

3. Cafe Terrace at Night

Bagaimana dengan karya yang menjadi jejak debut Van Gogh? Jawabannya ialah lukisan dengan judul  Cafe Terrace at Night. Meski menurut Van Gogh lukisan ini masih belum sempurna sesuai keinginannya, lukisan ini tetap menjadi lukisan populer dan banyak dicari oleh pecinta seni. Cafe Terrace at Night menggambarkan suasana malam dengan pemandangan sebuah café yang memiliki area outdoor. Meja-meja berjajar di luar café ditemani lampu-lampu bergaya klasik temaram. Karena adanya lukisan tersebut, banyak café-café di luar sana yang sengaja mengikuti desain café yang ada di dalam lukisan Van Gogh.

4. The Potato Eaters

Lukisan berjudul The Potato Eaters merupakan lukisan populer dengan harga mahal yang juga sampai saat ini memberi kesan mendalam. The Potato Eaters menjadi karya yang akan langsung membuat hati terenyuh ketika melihatnya.

Lukisan ini menggambarkan satu keluarga yang sedang duduk di sebuah meja makan sambil memakan tumpukan kentang yang masih hangat. Beberapa anggota keluarga dalam lukisan tersebut tampak sudah berumur. Suasana dalam lukisan terasa hangat, ditemani kesederhanaan.

Van Gogh menjelaskan, “Mereka yang makan kentang dengan diterangi lampu minyak memakai tangan yang sama ketika bekerja di lahan. Mereka telah membanting tulang menggunakan tangan mereka, bahwa mereka telah mendapat makanan dengan cara yang paling jujur”

5. Irises

Karya milik Van Gogh yang dijual dengan harga sangat tinggi salah satunya berjudul Irises. Lukisan yang menggambarkan bunga iris biru ini menjadi satu dari sekian lukisan-lukisan terakhir Van Gogh. Dia menjelaskan, Irises merupakan ‘konduktor petir untuk penyakit saya’. Menurutnya, menjadi seorang seniman adalah caranya untuk tidak menjadi gila.

6. Portrait of Dr. Gachet

Van Gogh sangat menghormati sesosok dokter bernama Paul-Ferdinand Gachet. Dr. Gachet adalah dokter yang sangat berjasa bagi Van Gogh karena telah merawat dirinya selama berbulan-bulan ketika dia menderita sakit. Ketika Dr. Gachet meninggal dunia, Van Gogh sangat kehilangan sosoknya. Dia pun melukis potrait sang dokter dalam dua versi. Lukisan ini sendiri sangat disukai dan dihormati oleh Van Gogh.

7. Bedroom in Arles

Van Gogh pernah melukis pemandangan kamar pribadinya di Arles atau dia sering menyebutnya Yellow House. Lukisan yang menggambarkan bagaimana bentuk penataan dekorasi kamarnya tersebut diberi judul Bedroon in Arles.

Terdapat dua pintu, sisi kanan dan sisi kiri. Lalu ada satu ranjang kayu dengan ukuran tidak terlalu besar, dua kursi, dan satu meja yang letaknya tidak jauh dari jendela berpintu dua. Di bagian dinding tampak digantung beberapa bingkai lukisan karyanya. Van Gogh bercerita bahwa salah satu pintu di kamarnya terdapat tangga yang bisa menghubungkan kamar dengan lantai atas.

8. Sunset at Montmajour

Ada yang unik dari kisah di balik penemuan lukisan ini. Lukisan dengan judul Sunset at Montmajour awalnya ditemukan di belakang salah satu rumah warga di Norwegia. Awalnya lukisan ini dianggap bukan lukisan karya Van Gogh, tetapi pada tahun 2013 lalu, lukisan ini baru bisa dibuktikan keasliannya sebagai satu karya hebat Van Gogh.

Hal ini dibuktikan dari tulisan tangan dalam surat Van Gogh kepada sang adik, Theo. Van Gogh bercerita dalam surat bahwa dia melukis lukisan Sunset at Montmajour satu hari sebelumnya (sebelum dia menulis surat). Dan terbukti lukisan ini merupakan karya Van Gogh di tahun 1888. Red Vineyard at Arles.

9 . Red Vineyard at Arles

Lukisan berjudul Red Vineyard at Arles bisa jadi satu lukisan paling berarti bagi Van Gogh. Lukisan ini adalah satu-satunya lukisan yang berhasil terjual ketika Van Gogh masih hidup. Sebagian besar lukisan luar biasa karyanya baru dikenal dan terjual mahal ketika dia telah meninggal dunia.

Berbagai Lukisan Potrait Dirinya

Terakhir, ada banyak lukisan dirinya sendiri yang dia lukisan dengan bantuan media cermin. Termasuk lukisan dengan judul Self Portrait with Bandaged Ear and Pipe yang mana menggambarkan dia yang telah menua, menghisap cerutu, dan dengan satu telinga tertutup perban.